Gara-gara beberapa hari lalu sibuk ngomongin imunisasi, pro dan kontranya, baca blog dan tulisan tentang imunisasi, aku jadi gatel pengen komen juga. hummm bukan komen masalah pro atau kontra nya sih. Tapi mo komen komennya orang yang kontra (bukan berarti aku pro loh ya?! eh tapi cenderung pro ding, ato malah emang pro. hehehe tapi whatever, ini bukan masalah mo pro ato kontra imunisasi.)
Jadi begini ceritanya, masalah imunisasi ini kan lagi heboh di Indonesia, ada yang pro dan kontra. Yang kontra bilang itu konspirasi Yahudi dan menyinggung masalah diragukan kehalalannya karena dibiakkan dari barang yang haram. Hum…sampe sini masih oke lah, walo aku gak terlalu setuju ama teori konspirasi, kenapa sih semua-semua aja dibilang konspirasi Yahudi, jadi kebanyakan suudzon ah. Nah, tapi ada satu blog yang menyebutkan (perlu ditulis gak?) :
Pernahkah anda berpikir apabila DNA orang asing ini tercampur dengan bayi yang masih dalam keadaan suci?
DNA adalah berisi cetak biru atau rangkuman genetik leluhur-leluhur kita yang akan kita warisi. Termasuk sifat, watak, dan sejarah penyakitnya.
Lalu apa jadinya apabila DNA orang yang tidak kita tau asal usul dan wataknya bila tercampur dengan bayi yang masih suci? Tentunya bayi tersebut akan mewarisi genetik DNA sang inang vaksin tersebut.
Pernahkan anda terpikir apabila sang inang vaksin tersebut dipilih dari orang-orang yang terbuang, kriminal, pembunuh, pemerkosa, peminum alkohol, dan sebagainya?
OK, aku gak ngerti masalah seperti apa DNA diwariskan. Tapi kok rasanya ada yang janggal ya? emang iya kalo bapaknya pencuri, anaknya otomatis jadi pencuri? (oke kalo bapaknya ngajari nyuri, tapi apa itu karena DNA?? kurasa enggak deh.
Trus lagi, aku jadi inget obrolan diwaktu sebelumnya bersama seorang teman (sebut saja Kumbang) lagi tentang keturunan, tentang kejahatan purba, bagaimana Nabi Adam juga anaknya bunuh sodaranya. Jadi jangan sombong, alhamdulillah kalo emang bapak ibu kitaorang baik, kakek nenek orang baik. Tapi ampe garis mana sih kita tau seperti apa moyang kita? Jangan-jangan kita juga berasal dari keturunan orang yang menurut kita sekarang gak baik kan? Kita gak pernah tau kita dari keturunan seperti apa.
Trus lagi, kalo bisa ampe nulis kayak gitu (blog tersebut), jadi apa pendapatnya kira-kira untuk anak tetangganya (mungkin) yang dilahirkan dari keluarga yang bermasalah itu? naudzubillah semoga kita dihindarkan dari pikiran melecehkan orang yang tidak lebih baik (menurut kita sendiri) dari kita.