Besok mo presentasi, bukannya latihan tapi malah nemu teori baru. Jadi begini, sekolah itu rasanya kok jadi kayak naik mainan2 serem di dufan, adrenalin mengalir deras, pengen teriak-teriak pas diatas ato pas mo turun dengan kecepatan, padahal sebenernya gak takut-takut amat. Trus lega menyenangkan pas udah di bawah. Trus pengen naik lagi.

*datang sambil cengar-cengir sambil deg-degan sambil sedakep agak kedinginan*

ibu dosen sayang (IDS): *senyum* rani, how are you? more confident?

akyu(A): I am good. confident?? um…no…but I just try to think positive. I just try to smile. Actually I am tired of frustrating. *masih nyengir*

IDS: oh, ok. think positive is good. ok… this writing…bla blabla…

A: *mendengarkan sambil muka (sok) tenang*

..

*lama-lama menggigil gemeteran*

IDS: rani, are you okay?

A: i feel cold, my body is shaking (eh bener gak sih bahasa inggrisnya gemeteran aka menggigil itu shaking, lha mosok vibrate?!)

IDS: should we stop now? maybe youre getting ill…?

A: no, its okay. we can continue. I just feel cold today, i dont feel sick.

IDS: or are you nervous?

A: um…i dont think i am…

IDS: oh okay then we can continue….

A: *sok tegar padahal dah menggigil mo pingsan mikir presentasi minggu depan sementara gak ada progress*

 

Setelah bertemu ibu dosen aku, liat laptop dan nemu link entah darimana aku lupa dan aku klik dan aku baca. Isinya catatan kenangan seorang temen yang temennya baru meninggal kemaren sore. Klik link yang ada, blog orang yang baru meninggal kemaren yang ternyata kayaknya seumuran ama aku, baca tulisan-tulisannya, baca komen duka cita yang ada. Jadi inget-inget berapa orang temen yang udah meninggal trus sempat mikir, kapan ya waktuku? Bagaimana jika sesaat setelah klik tombol publish tulisan ini? Siapkah aku? astaghfirullah, innalillahi wa innaillaihi rojiun…

Senin sore, dah mulai deg-degan karena besok sudah Selasa dan besoknya lagi Rabu. Karena aneh kalo besok udah hari Rabu. Halah!! Jadi begini, setiap pekannya, dalam proses mengerjakan tesis ini, saya harus mengumpulkan progres tiap Selasa sore untuk bahan diskusi bersama supervisor-supervisor-supervisor (bukan lebay, tapi emang supervisorku 3, jadi kalo bimbingan dah kayak disidang) tercinta saya. Nah, seperti kebiasaan juga, ampe Senin sore juga lum ada ide mo diapain ini tulisan. Dan sore ini seperti Senin sore Senin sore sebelumnya, saya juga masih merasa gini-gini aja ni progres. Akhirnya saya pelan-pelan baca lagi komen dari supervisor untuk draft terakhir saya, dan saya menemukan ada saran untuk melihat suatu jurnal. Hum…dari kemaren ngapain aja ndut ampe gak liat tu komen. Dan baiklah, akhirnya saya mencari dan menemukan dua jurnal yang mungkin akan membantu saya. Dan ketemu!! Oke, saya download dan saya kirim ke printer dan saya keluar ruangan menuju sebuah printer terdekat.

Dan di printer canggih, hum bukan di printernya, tapi di layar mesin kecil sebelah printer, saya masukkan kartu pintar (yang juga berfungsi sebagai kartu mahasiswa, kunci ruangan di kampus, buat bayar kopi, bayar makan siang, juga untuk ngeprint) saya membaca ada 3 dokumen yang berada dalam akun saya untuk di print. Sempat mikir, kok 3 ya? bukannya barusan cuma ngirim 2? Ah, bodo lah, OK aja. Print aja semua.

Kemudian saya lihat jam dan ternyata sudah saatnya rehat kopi, sempat terpikir mo ninggal aja tu print-an, tar juga kalo ada orang mo make, pasti di taruh di rak diatas printer, trs saya ambil tar aja abis ngopi. Tapi entah kenapa saya mengurungkanya. Gak nyampe semenit, 2 dokumen pertama keluar dari printer dan dengan heran saya melihat lembaran pertama yang keluar kok cuma 1 halaman? yang selanjutnya emang banyak udah langsung di stapler ama si printer. Perlahan saya ambil kertas-kertas itu, dan inilah lembaran pertama tersebut.  

Udah makin dingin, daun warna-warni udah makin dikit, beberapa pohon dah mulai abis daunnya, angin makin kencang, mendung sepanjang hari…Sudah setahun lebih aku disini, udah dua autumn aku nikmati, dan aku masih tetap dalam pikiranku. I love this season. The most romantic season… Dari dulu, aku suka mendung, aku suka saat abis ujan, rasanya ganteng gitu kalo cuaca lagi kayak gitu. ngomong-ngomong romantic season, tetep, syarat dan ketentuan untuk menyempurnakannya tetep berlaku, dan tetap gak bisa penuhi syaratnya. Jadi pengen punya pacar!!! disini!!! sekarang!!!  akakakakka…*toyor* *itu kerjaan sana cepet kerjain*

Setelah selalu nyasar ke website NASA dan mencari-cari untuk kesekian kalinya dimana spesifikasi citra MODIS yang saya inginkan, maka kali ini mo coba share cara download citra satelit MODIS Terra, khususnya untuk vegetasi. Sekalian buat contekan dimasa depan (semoga gak berubah alamat-alamatnya). Download citra MODIS menjadi lebih mudah daripada download citra SPOT Vegetasi, karena MODIS menyediakan ftp yang memudahkan dan mempersingkat waktu download. Oya, saya menggunakan FileZilla untuk mendownload data tersebut. Jangan lupa pilih yang untuk client.

Dan berikut adalah yang saya lakukan untuk mendapatkan citra NDVI dari MODIS Terra dengan resolusi spasial 1 km dan 16 hari komposit dari tahun 2002 – 2011.

1. Buka website lpdaac

2. Pilih “product”

dalam hal ini saya memilih MODIS Product dan mendapati MODIS Product Table , pilih citra yang diinginkan, dan catat shortnamenya: (MOD13A2)

3. Oh iya, jangan lupa juga untuk kembali ke MODIS Overview yang didapati saat berada di halaman sebelumnya untuk mendapatkan scene yang anda inginkan. Karena saya akan menggunakan area The Netherlands, maka saya memilih scene di kolom 18 baris 3

4. Setelah mendapatkan spesifikasi data yang diinginkan, dari tab utama, pilih GET DATA dan pilih “DOWNLOAD VIA FTP” dari satelit yang diinginkan, kemudian copy alamat ftp:

sekarang saatnya menggunakan FileZilla:

5. dari FileZilla client, pilih File-Site Manager, buat site baru dan copy alamat ftp tadi ke “host”

6. setelah terhubung maka akan ada daftar file yang tersedia, pilih waktu yang diinginkan. Dari pilihan yang ada, pilih nama file yang ada “h18v3″ (karena tadi memilih scene yang berada pada kolom 18 baris 3) dan tarik ke jendela Filezilla yang berada di paling bawah. Ada 2 file dengan nama yang sama, yang satu dengan ekstensi .hdf yang satu lagi dengan ekstensi .xml. Untuk tahap pengolahan citra selanjutnya hanya digunakan file dengan ekstensi .hdf namun tidak ada salahnya sekalian pilih yang file .xml. Siapa tau suatu saat diperlukan (ngomong2, sekarang juga saya belum ngerti juga bagaimana nanti prosesnya dan untuk apa file tersebut).

7. Setelah semua file yang diinginkan dipilih, maka tinggal klik kanan (lihat gambar) dan klik “process queue”. O iya, lupa lagi kan, jangan lupa tentukan local drive untuk menyimpan file yang akan didownload. Akan lebih mudah nantinya mencari kalau sekalian dibuat folder pertahun dan bulan. Walau agak ribet waktu memilih, tapi lebih mudah saat mencarinya. Atau kalaupun tidak dibuat folder per bulan, pada nama file ada nama tahun dan urutan pengambilan datanya (bukan bulan dan tanggal). Jadi masih tetap bisa mengenali file pertahunnya, untuk informasi selengkapnya bisa dilihat di metadatanya.

Dan tanpa menunggu terlalu lama, citra satelit yang diinginkan sudah berada di local drive.

https://lpdaac.usgs.gov/products/modis_overview

Gara-gara progres dua bulan yang kurang baik sedang dalam waktu kurang dari satu bulan harus ada presentasi progres thesis selama setengah perjalanan, atau mid term presentation, akhirnya aku disuruh lupain dulu tulisan bab dua ku dan disuruh coba liat data dan ngolah data saja. Diharapkan aku memang lebih teknikal dan akan mempunyai progres lebih baik (amiin). Nah dalam waktu singkat (seminggu lah) aku harus dapetin 10 tahun time series NDVI dari SPOT yang punya 10 hari komposit. Dan untuk pertemuan minggu depan harus kasih liat aku udah coba beberapa aplikasiin metode ke itu data. Gedubrak!! Belum juga data preparationnya. uhuhuhu..

Akhirnya cari-cari, dan disinilah bisa di download data SPOT Vegetation. Untuk bisa download, harus register dulu trs pilih saja image yang dimaui. SPOT ini gak kayak MODIS yang nyediain ftp yang memudahkan proses download. Berhubung aku mo pake 10 tahun time series dengan 10 hari komposite, jadi lama deh downloadnya, padahal dah download di Belanda. buat di Indonesia…semoga tar kalo aku pulang bisa bikin server lokal jadi bisa taruh di server lokal data-data yang aku pake. aminn.Untuk mendownload dataset SPOT dengan lebih mudah, sebaiknya pake download manager, yang aku pake sih freedownloadmanager. Lumayan jadi agak bisa ditinggal jalan-jalan dan tidur. Sebelumnya pake download manager, seharian lebih aku cuma pake browser yang ada dengan dua komputer. Yang ada malah gak bisa tidur (harus bangun untuk ngecek dan ngeklik yang harus di download), trus gara-gara udah capek yang ada malah salah pilih benua dan tahun yang seharusnya didownload. Yang harus diingat adalah selalu ngecek yang akan didownload, karena setiap perbarui query, query yang sebelumnya jadi ganti juga. Untuk download manager, setting maksimal download satu file saja biar lebih cepet. Happy downloading :)

Oya, untuk tata cara download MODIS, tar menyusul :)

Gara-gara beberapa hari lalu sibuk ngomongin imunisasi, pro dan kontranya, baca blog dan tulisan tentang imunisasi, aku jadi gatel pengen komen juga. hummm bukan komen masalah pro atau kontra nya sih. Tapi mo komen komennya orang yang kontra (bukan berarti aku pro loh ya?! eh tapi cenderung pro ding, ato malah emang pro. hehehe tapi whatever, ini bukan masalah mo pro ato kontra imunisasi.)

Jadi begini ceritanya, masalah imunisasi ini kan lagi heboh di Indonesia, ada yang pro dan kontra. Yang kontra bilang itu konspirasi Yahudi dan menyinggung masalah diragukan kehalalannya karena dibiakkan dari barang yang haram. Hum…sampe sini masih oke lah, walo aku gak terlalu setuju ama teori konspirasi, kenapa sih semua-semua aja dibilang konspirasi Yahudi, jadi kebanyakan suudzon ah. Nah, tapi ada satu blog yang menyebutkan (perlu ditulis gak?) :

Pernahkah anda berpikir apabila DNA orang asing ini tercampur dengan bayi yang masih dalam keadaan suci?

DNA adalah berisi cetak biru atau rangkuman genetik leluhur-leluhur kita yang akan kita warisi. Termasuk sifat, watak, dan sejarah penyakitnya.

Lalu apa jadinya apabila DNA orang yang tidak kita tau asal usul dan wataknya bila tercampur dengan bayi yang masih suci? Tentunya bayi tersebut akan mewarisi genetik DNA sang inang vaksin tersebut.

Pernahkan anda terpikir apabila sang inang vaksin tersebut dipilih dari orang-orang yang terbuang, kriminal, pembunuh, pemerkosa, peminum alkohol, dan sebagainya?

OK, aku gak ngerti masalah seperti apa DNA diwariskan. Tapi kok rasanya ada yang janggal ya? emang iya kalo bapaknya pencuri, anaknya otomatis jadi pencuri? (oke kalo bapaknya ngajari nyuri, tapi apa itu karena DNA?? kurasa enggak deh.

Trus lagi, aku jadi inget obrolan diwaktu sebelumnya bersama seorang teman (sebut saja Kumbang) lagi tentang keturunan, tentang kejahatan purba, bagaimana Nabi Adam juga anaknya bunuh sodaranya. Jadi jangan sombong, alhamdulillah kalo emang bapak ibu kitaorang baik, kakek nenek orang baik. Tapi ampe garis mana sih kita tau seperti apa moyang kita? Jangan-jangan kita juga berasal dari keturunan orang yang menurut kita sekarang gak baik kan? Kita gak pernah tau kita dari keturunan seperti apa.

Trus lagi, kalo bisa ampe nulis kayak gitu (blog tersebut), jadi apa pendapatnya kira-kira untuk anak tetangganya (mungkin) yang dilahirkan dari keluarga yang bermasalah itu? naudzubillah semoga kita dihindarkan dari pikiran melecehkan orang yang tidak lebih baik (menurut kita sendiri) dari kita.

Dah lama gak melakukan kegiatan memasokis– hum masokis?? iyah, masokis, menyiksa diri. yayaya tentunya gak pake silet-siletin badan, tapi pake nyetel lagu-lagu yang bikin galau gak jelas diulang-ulang ampe speaker serak gitu–kali ini tiba-tiba aku jadi kembali melakukannya. Dan kali ini, hari pertama setelah late summer ended kemaren, suaranya Adele nyanyiin someone like you kembali terngiang-ngiang–gara-gara ini orang kembali ngetren di linimasaku–sangat menyempurnakan this gloomy day. Zzzzzz

Terkait dengan maraknya berita (emang ada berapa sih) tentang siswa yang dihukum karena gak pake seragam baru, jadi pengen ikut-ikut komentar ah. Jadi begini menurut saya, di Indonesia ini kan masih banyak anak-anak yang boro-boro bisa beli baju seragam baru,  bisa ikutan sekolah aja udah syukur. Jadi kenapa gak dibuat kayak dulu lagi aja ya seragamnya. Tiap hari Senin – Kamis pake baju merah-putih untuk SD, biru-putih untuk SMP, abu-abu-Putih untuk SMA dan seragam pramuka berwarna coklat untuk hari Jumat. Semua sekolah sama, yang bedain cuma tempelan kecil nama sekolah di lengan sebelah kanan. Udah cukup itu aja. Yang ada sekarang kan tiap sekolah punya seragam masing-masing, tiap hari mungkin beda warna beda motif, tiap tahun mungkin ganti motif sesuai dengan trend masa kininya. Ya mungkin gak selebai itu sih, mungkin juga gak tiap tahun ganti, tapi yang jelas hampir tiap sekolah punya seragam yang berbeda. Mungkin ini yang jadi masalah, seperti yang saya tadi tulis kan masih banyak anak yang bisa masuk sekolah aja dah alhamdulillah sesuatu banget (ekekek, latah juga pake bahasa gawul). Jadi mbok ya mendingan masalah seragam yang gak terlalu penting ini dikembalikan seperti jaman dulu aja. Gak usah kebanyakan seragam lah. Jadi kan siswa yang kurang mampu masih bisa pake punya kakaknya atau selama tiga tahun kalau masih cukup dan masih bisa dipake kan biar aja gak usah ganti yang baru. Dan saya rasa baju kemeja warna putih lebih murah dan lebih umum gitu. Kalau mau pake baju layak pakai misal saja, CPNS baru yang biasanya lum pake seragam atau masih orientasi kan juga pake baju hitam-putih, nah itu kalo udah gak orientasi kan biasanya males lagi makenya, jadi bisa dipake adeknya  atau sepupunya atau tetangganya yang sekolah. Begitu saja pendapat saya. Sekian

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.